Baca Buku Harry Potter, Bill Gate Rugi Rp 72,9 milyar
Bisnis, Success storyBuku Super laris Harry Potter memang banyak dicari diseluruh dunia, tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun ikut membaca, baik laki-laki maupun perempuan. Harry Potter terbaru “Harry Potter and The Deathly Hallows”, seperti berita yang beredar saat pertama peluncurannya buku tersebut sudah terjual 8,3 juta kopi pada 24 jam pertama. Sedangkan buku yang tercetak hanya sekitar 12 jutaan kopi.
Menurut hitung-hitungan dengan cara mencongak seperti yang dilakukan mas Nofie Iman, Bill Gate yang konon bisa menghasilkan $250 perdetiknya atau setara Rp 135 juta per menit akan mengalami total kerugian sebesar Rp 72,9 milyar seandainya Bill Gate membuang waktunya hanya untuk membaca buku Harry Potter. Karena untuk membaca buku Harry Potter setebal 759 halaman menurut riset yang dilakukan mas Nofie Iman dibutuhkan waktu selama 9 jam.
Kalau kita banyak yang membuang waktu, mereka malah sangat-sangat menghemat waktu. Mungkin perbedaan yang mendasar ada disini, tentang bagaimana cara menghargai waktu.
Resource: http://nofieiman.com/2007/07/berapa-sih-harga-satu-menit/
Ikut Bisnis Online dengan modal Pas-Pasan, KLIK DISINI.






menurut mas, kita ambil inti artikel dari blog lain trus ditulis ulang dengan menuliskan sumbernya gak apa-apa ya?
Gpp mas
cuma kalau menurut saya sebenarnya bukan menulis ulang, tetapi menceritakan
kalau menulis ulang itu masih seperti copas.
Are you cosidering wasting your time by consuming ‘harry potter’ and NOT wasting your time by just gaining some little money …the god made such a complex universe not just for the people who counting value of time by money man!
Tapi ngomong-ngomong, siapa sich 2 karakter yang mati di buku harry poter itu, soale aku blum baca he…he…he… thanks numpang comment mas endy
hehehe, jangankan baca bukunya, liat filmnya aja juga belum. Kita senasib
kalau baca buku harry potter sudah sering.nonton dan dikasih lo tongkat sihirnya and sapu terbang yang nomornya nimbus 2000
kok kayaknya ga gitu2 amat deh, terlalu di dramatisir nih….