Biro Jodoh: Perjaka Tampan, 28 Tahun
Bisnis, Brand Marketing, Marketing, TipsPerjaka tampan, umur 28 tahun, Islam, tinggi 170cm, Punya usaha sendiri, Mobil pribadi, Rumah pribadi, domisili jogja, siap nikah. Damba wanita baik-baik, janda atau perawan, siap menikah, keibuan, sayang mertua. Jika berminat dapat hubungi 027400000.
Diatas adalah contoh sebuah iklan biro jodoh. Tentu tidak ada bedanya dengan iklan-iklan yang lain, intinya bagaimana cara mengiklankan produk atau jasa yang bisa menarik konsumen untuk menggunakan atau membeli dari produk atau jasa kita. Dalam beriklan tentu tidak hanya faktor kata-kata yang manis, tetapi faktor iming-iming juga menjadi faktor penting.
Pernah saya mengiklankan produk, yaitu menjual sepeda motor. Saya beriklan dikoran, dan hanya iklan baris supaya murah. Disana saya cantumkan harga serta kondisi motornya. Saya ceritakan apa adanya. Siang saya pasang iklan, malamnya sebelum diterbitkan sudah ditelpon oleh karyawan koran menawar motor tersebut. Tetapi belum tercapai kata jadi, sehingga iklan tetap berlanjut, dan sekitar jam 10 pagi motor sudah laku.
Disini menuliskan harga ternyata cukup berpengaruh dalam iklan produk atau jasa. Memang kadang ada yang menipu, dengan mengatakan bahwa harga yang diiklan salah cetak, atau sudah laku, dan lain sebagainya. Menceritakan kondisi produk yang berlebihan, dan tidak sesuai dengan kenyataannya akan membuat pembeli kecewa, dan ini akan berpengaruh terhadap produk atau iklan-iklan kita mendatang.
Jadi tidak perlu mengunggulkan produk kita yang terlalu berlebihan jika itu memang tidak bisa kita tepati. Karena iklan bisa menaikkan posisi kita, atau malah membunuh kita.





Belum ada komentar.