Warung internet atau warnet disebagian wilayah seperti Jogja dan Bandung tentu sudah menjamur. Tentu akan meningkatkan persaingan yang semakin ketat. Ditambah lagi sekarang tempat-tempat penyedia hotspot juga mudah didapatkan, seperti dikampus-kampus, cafe, mall, dll. Perang harga diantara penyedia layanan internet pun marak dilakukan, seperti Indosat dan telkom yang banyak menurunkan harga sampai puluhan persen. Ini tentu membuat masyarakat mudah untuk mendapatkan koneksi internet dirumah, sehingga tidak heran jika pengusaha warnet belakangan ini mengalami penurunan pendapatan.

Lalu apakah bisnis warnet masih menjanjikan? jika anda mempunyai trik dan tips yang jitu tentu masih menjanjikan, tetapi apabila anda hanya ikut-ikutan, ya jangan tanya jika dalam 2 bulan saja anda sudah harus gulung tikar.

Jika saya adalah pengunjung warnet anda, saya akan menanyakan hal berikut ini :

berapa jumlah komputernya?
berapa kbps koneksinya?
berapa biaya perjam nya?
apa saja fasilitasnya?

pertanyaan tadi adalah pertanyaan standard yang biasa ditanyakan kebanyakan pengunjung warnet. jika anda mampu memberikan lebih atau bahkan unik, pasti anda akan menjadi pemenangnya.

Foto: www.kompas.com