Dibalik SMS Warna Merah
NewsIni memang bukan berita baru lagi, tentu sudah banyak yang tau atau mungkin bahkan sudah mengalami, seperti isu yang beredar pada beberapa waktu lalu, jika siapa saja yang mendapat sms berwarna merah dari nomor yang disebutkan, atau menerima telpon dari nomor yang bersangkutan akan meninggal dunia. Semudah itukah?
Saya yang mendengar isu tersebut hanya ketawa, walaupun mungkin bisa saja terjadi. Dengan menerima telpon bisa meninggal, yang disebabkan adanya kekuatan santet dibelakangnya. Dari banyak cerita yang saya dengar, antara satu dengan yang lainnya selalu beda. Jika sudah terjadi seperti itu maka sudah besar sekali ciri-cirinya bahwa itu hanya isu. Tetapi bagaimana dengan cerita yang katanya sudah ada yang meninggal dengan menerima telpon tersebut?
Seperti misalnya ada yang bercerita bahwa itu dilakukan oleh pelajar yang iseng dengan temannya. Ada juga yang bilang itu dilakukan oleh orang yang sedang belajar santet melalui telpon seluler. Tapi ada juga yang cerita bahwa itu dilakukan oleh orang yang ingin menyebarkan virus ke handphone melalui infrared, hehehe semakin lucu saja.
Tanggapan masyarakat pun berbeda-beda, ada yang benar-benar ketakutan, ada juga yang bersyukur bahwa handphonenya tidak berwarna dan juga tidak memiliki infrared
Dan yang satu ini adalah yang biasa terjadi yaitu mengirimkan semacam spam yang menyuruh orang lain mengirimkan sms ke 5 atau 10 orang lainnya jika ingin selamat. Sms tersebut bisa berupa kumpulan doa dengan lafal arab.
Tetapi saya lebih cenderung berpikir bahwa itu hanya cara untuk memperkenalkan produk atau menjatuhkan produk. Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya disini. Lalu, bagaimana anda sendiri menanggapi kejadian ini?





Kalo saya malah seneng orang pada kirim 5 atau 10 sms karena saya jualan pulsa
Hehehe, betul. Sama dengan operatornya
Ya saya setuju sekali dg pendapat mas Endy. Itu merupakan sensasi untuk menaikkan order kali hee …………
Ho oh di sini jg rame bgt isu itu smpe da yg non aktifin jam2 tertentu.
wakakakak… ku cuma bisa ktawa wakakakak…