Begitulah komentar teman saya disaat kehabisan pulsa. Teman saya tersebut memiliki 3 handphone, yang jika dilihat dari harga mungkin lebih mahal pulsanya daripada handphonenya. Kenapa bisa demikian? karena teman saya tersebut tidak mementingkan penampilan handphonenya, tetapi lebih mementingkan pulsa untuk komunikasi. Maklum untuk seorang pemilik rental mobil seperti teman saya tersebut bisa dibilang banyak memakai pulsa.

Jika mendengar komentar teman saya tersebut yang sekaligus saya jadikan judul kali ini, mungkin sudah cukup untuk dijadikan alasan berbisnis pulsa. Jika itu dirasa kurang, ada contoh lagi seorang teman, yang ini bisa dibilang seperti mendewakan pulsa. Saya katakan demikian karena ia rela tidak makan asal ada pulsa. Ia yang seorang anak kost tentu diperlukan manajemen keuangan. Karena hampir kebanyakkan anak kost masih mengandalkan kiriman uang dari orang tua.

Berbisnis pulsa ternyata tidak membutuhkan modal yang banyak, cukup 300 ribu sudah bisa jalan. Caranya, pergi ke agen pulsa, beli pulsa elektronik dengan sistem akumulasi. Maksudnya, kita tidak perlu membeli satu-satu jenis pulsanya. Tetapi cukup meminta nomor kode pengisian pulsa. Dan nanti apabila limitnya sudah habis, kita kembali ke agen pulsa, untuk deposit ulang. Dalam waktu 1 bulan tentu kita akan lebih dikenal oleh agen, sehingga kita bisa ngutang, atau jika punya keuntungan lebih, kita bisa menambah besarnya deposit, jadi tidak perlu bolak-balik dari tempat usaha ke agen.

Keuntungan berjualan pulsa memang tidak terlalu besar, berkisar 500 hingga 2000an rupiah pertransaksi. Tetapi karena yang membutuhkan pulsa begitu banyak, kita bisa untung besar jika mampu melakukan transaksi hingga berulang-ulang. Untuk saat ini berjualan pulsa tidak begitu rumit, sekarang lebih dinamis, kita bisa berpindah-pindah tempat, tidak hanya dalam satu lokasi saja.

Dari banyaknya varian harga, ternyata pulsa dengan harga dibawah 25 ribu sangat laris. Apalagi saat ini perang harga antar provider semakin sengit. Coba lihat program-program mereka, seperti freetalk, free sms, ada yang telpon ke seluruh indonesia gratis, dan masih banyak lagi. Ditambah belakangan ini bermunculan provider baru, dan provider lama yang sedang memperluas jangkauan hingga ke desa-desa, ini menambah peluang orang untuk memiliki handphone yang tentu saja membutuhkan pulsa.

Jadi, menurut anda, apakah benar dunia sepi tanpa pulsa? :)