“Jangan jadikan gengsi penyebab pengangguran”

Beberapa hari yang lalu saya menawarkan jasa pembersihan komputer disalah satu warnet. Karena terlalu kotor disitu saya ikut bekerja langsung. Namun ada juga yang meremehkan pekerjaan ini, khususnya bersih-bersih (cleaning service). Dimata masyarakat kita cleaning service memang masih dianggap pekerjaan yang rendah dan sangat jarang orang meliriknya.

Cleaning service merupakan bisnis yang menjanjikan, kita tau banyak kantor-kantor atau tempat-tempat umum yang membutuhkan jasa ini. kadang mereka tidak mau repot-repot mencari sendiri orang untuk tugas bersih-bersih ini. Mereka akhirnya lari ke jasa cleaning service.

Disini gengsi masih menjadi penyebab utama pengangguran di Indonesia selain minimnya lapangan pekerjaan. Namun bagi yang tidak memiliki pekerjaan harus bisa menangkap peluang yang ada. seperti yang saya lakukan, memberikan tawaran kepada pemilik warnet untuk membersihkan komputernya. Dan pada saat itu ada salah satu teman saya yang saya ajak untuk ikut mengerjakan tugas tersebut, dia menjawab tidak mau, dikarenakan dia yang mahasiswa gengsi malu melakukan pekerjaan yang banyak debu.

Seandainya gengsi atau malu bisa dihilangkan asalkan pekerjaan tersebut halal dan tidak melanggar hukum saya kira pengangguran bisa ditekan. Masih banyak disekeliling kita bahwa setelah selesai sekolah atau kuliah ada bekerja di tempat yang sesuai jurusannya, atau dengan kata lain menjadi karyawan disebuah perusahaan atau pegawai negeri.

Bekerja sesuai jurusan memang bagus, karena kita bisa menerapkan ilmu yang kita dapat, tetapi bukan berarti harus menjadi karyawan atau pegawai negeri. Masih banyak jalan lain yang bisa kita tempuh selain menjadi karyawan.

Intinya, janganlah jadikan gengsi menjadi penyebab pengangguran anda. Dan jangan berpikiran sempit bahwa sekolah atau kuliah untuk bekerja, karena sebenarnya kuliah adalah untuk mencari ilmu supaya tidak bodoh, dan tidak mudah untuk di bodohi.