Ada sebuah iklan yang mempromosikan sebuah klinik kesehatan. Dalam iklan tersebut terjadi percakapan antara pasien dengan dokternya. Si pasien menyebutkan keluhan penyakit yang begitu banyak, seperti giginya beginilah, pinggangnya begitulah, badannya terasa beginilah, dan masih banyak lagi. Pasien ini memanggil dokternya dengan sebutan Dog Dok. Saking banyaknya keluhan, dan seringnya memanggil dengan sebutan Dok, maka si dokter juga merasa gimana gitu. Disaat pasien bertanya “enaknya gimana dok?” maka si dokter menjawab: “enaknya jangan panggil saya dok, donk!”, Pasien: “Lalu?”

Dokter: “panggil saya, TER”. maka keduanya tertawa. Jika dokternya bisa melawak tentu pasien akan terhibur, dan cepat sembuhnya. Dalam iklan itu juga ada yg lucu lagi, diberitahukan bahwa dari hari senin sampai minggu tutup, padahal biasanya tertulis di papan nama dokter praktek: “Hari minggu dan hari besar TUTUP”.

Dengan tulisan yang mengatakan libur terus, ada beberapa manfaat yang bisa diambil, orang akan berpikir kebalikannya, berarti tidak ada liburnya. Atau orang yang merasa kurang jelas, akan bertanya dengan cara datang langsung maupun lewat telpon. Dengan iklan lucu orang akan selalu tertarik melihat atau menyimak iklan yang disajikan. Rasanya sudah tidak jamannya lagi iklan yang masih berbau pornografi.

Anda mungkin pernah melihat kumpulan-kumpulan iklan lucu atau unik dalam sebuah acara televisi. Disitu iklan malah menjadi hiburan. Kesimpulannya, iklan yang kreatif akan lebih disenangi. Dan biasanya akan menjadi perbincangan dimana-mana. Ingat ketika Bank BRI beriklan hanya dengan gambar mobil jatuh diatas rumah? orang pasti akan kaget saat melihatnya, dan pasti akan bertanya. Kebetulan saat itu tidak ada tulisan iklan, sehingga dikira benar. Setelah itu baru ada tulisan iklan disetiap foto-fotonya.

Menciptakan iklan yang unik memang gampang-gampang susah. Tetapi dengan iklan yang unik dan lucu, kita tidak perlu memakai artis terkenal, cukup orang-orang biasapun sudah bisa membawa produk kita kesasaran.