“Kunci suksesnya adalah Berpikir positif dan tidak mudah putus asa”

Sales Promotion Girl atau SPG banyak kita jumpai di mall, pameran, dan tempat-tempat keramaian lainnya. Satu orang SPG biasa dibayar 300 Ribu sampai 700 ribu per-event, begitu menurut Puja, salah satu teman saya yang mempunyai usaha dengan nama “Making Line Production”. Selama tahun 2007 ini, ia membutuhkan tidak kurang dari 1500 SPG. Apakah semua SPG sebanyak itu dipakai sendiri? ternyata tidak, ia hanya menjadi agen, SPG-SPG tersebut biasa diterjunkan pada event-event yang diadakan dimall maupun pameran lainnya.

Yang saya maksud menjadi sales disini bukanlah seperti yang sudah saya uraikan diatas. Tetapi menjual produk anda sendiri, atau jika anda tidak memiliki produk, bisa membeli ditempat lain lalu menjualnya kembali. Intinya anda bukan lagi bekerja untuk orang lain, melainkan bekerja untuk anda sendiri dengan cara menjual.

Seni menjual ternyata juga perlu dipelajari. “Untuk bisa menjual sebuah produk harus ada seni tersendiri” demikian menurut Anjas Pratiwi mantan Beauty Advisor supermarket terkenal di Jogjakarta, yang sekarang ini menggeluti bisnis produk kecantikan dengan menjadi sales langsung. Mungkin banyak anggapan bahwa menjadi sales, apalagi seorang wanita, masih dipandang rendah. Dan tidak jarang diremehkan atau bahkan mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan, tambah wanita yang biasa dipanggil Anjas ini. Jika ingin sukses dalam menjual produk Jangan merendahkan atau menjelek-jelekkan produk lain, demikian pesan Anjas.

Lain lagi dengan Pak Badar Rosidi, pensiunan TNI yang kini menggeluti bisnis mlm yang sampai detik ini sudah mempunyai 600 downline yang tersebar diseluruh indonesia. Anggota keluarganya sudah diikutkan dalam bisnis mlm yang beliau ikuti. 2 juta tiap bulan sudah biasa diterima oleh anak bungsunya, yang memang didaftakannya paling akhir. Menurut beliau, kunci sukses dalam menjual maupun mengajak orang lain adalah Berpikir positif dan tidak mudah putus asa.

Banyak penjual yang sukses, entah menjual produk maupun jasa. yang perlu kita dalami adalah seni dalam menjual tadi. Semakin tinggi ketrampilan kita dalam menjual, semakin dekat dengan kesuksesan. Jadi jangan heran jika ada orang yang menjual produk seharga 1juta hanya dengan produk hasil pembelian 10 ribu saja.

Pernah teman saya membeli lukisan seharga 150 ribu dari seseorang, entah orang tadi tahu lukisan atau tidak, tapi melihat tandatangan pada lukisan itu, pelukisnya adalah orang terkenal. Anda bisa tebak, berapa harga lukisan itu jika dijual nanti. Bisa 10 juta, 30 juta, atau bahkan 100 juta. Karena di luar negeri sana, lukisan sangat disenangi, bahkan lukisan anak kecilpun dibeli dengan harga tinggi. Sewaktu terjadi gempa di jogja kemarin, banyak relawan pendamping, yang kebanyakan dari LSM, memberi pelajaran tentang melukis, dan lukisan tadi dibawa ke luar negeri, lalu uang hasil penjualannya di kembalikan lagi ke anak-anak untuk keperluan sekolah dan lain-lain.

Lalu, masihkah kita malu menjadi sales?