Kesalahan dan kegagalan adalah dua masalah yang kebanyakan orang tidak ingin mengalaminya. Jika menghindari dua masalah tersebut tidak apa-apa, Tetapi bukan berarti ditakuti, karena dengan menakuti dua hal tersebut kita tidak bisa merasakan arti kesuksesan dan arti sebuah kebenaran. Lalu apa yang perlu kita lakukan? yaitu mengelola atau mensikapi kesalahan dan kegagalan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Kesalahan melakukan tugas, atau melakukan sesuatu pekerjaan, akan membuat kita lebih mengerti lagi tentang suatu pekerjaan yang kita lakukan. Maka tidak berlebihan jika ada sebuah pesan untuk belajar dari kesalahan orang lain. Karena kita harus menyadari bahwa kita tidak akan bisa melakukan semua kesalahan secara sendirian. Bagaimana mensikapi kesalahan tersebut? tidak perlu stress, frustasi, apalagi menyalahkan orang lain, atau sampai merusak benda-benda yang ada disekitar. Cari letak kesalahannya, catat baik-baik, dan perbaiki kesalahan tersebut, dan berusaha untuk tidak mengulang lagi kesalahan yang sama. Untuk menjadi seorang profesor pun pasti melewati beberapa kali kesalahan dalam setiap riset-risetnya. Sebagai contoh kecil saja, ketika kita masih kecil pasti kita pernah memakai sandal secara terbalik, lalu diingatkan orang tua kita bahwa itu salah. Dan apakah anda masih melakukannya ketika anda sudah dewasa?

Kegagalan dan kesalahan mirip tetapi bukan berarti sama. Dalam kegagalan ada kesalahan, dan dalam kesalahan ada kegagalan. Hanya saja jika dalam kegagalan itu bukan disebabkan kesalahan secara fatal, yang sudah sesuai dengan jalur yang sebenarnya, tetapi masih bisa mungkin untuk gagal. Sebagai contoh ketika kita membuka usaha rumah makan, kita sudah menyewa tempat dipinggir jalan yang ramai, sudah menyebar brosur dan iklan lainya, masakkannya pun enak, tetapi masih juga tidak laris, dan akhirnya gagal. Apa yang menyebabkan kegagalan tersebut? bisa saja harganya terlalu mahal, dan masih banyak faktor-faktor lain.

Jadi kenapa kita harus takut dengan kesalahan dan kegagalan? Semakin takut dengan kesalahan, maka akan semakin bodoh. Dan semakin takut dengan kegagalan, maka kita akan semakin jauh dengan kesuksesan. Sikapi kedua hal tersebut dengan bijaksana.