Menambah Nilai Tambah
Bisnis, Inspirasi, Marketing, TipsMenjual produk yang sama, dengan harga yang lebih tinggi dari barang yang sudah ada sebelumnya, dan berharap tetap sama-sama laku adalah pekerjaan yang membutuhkan kreatifitas serta keuletan. Sudah banyak sekali perusahaan atau pelaku usaha yang melakukan cara seperti ini. Seperti misalnya menjual produk barang, ataupun menjual jasa. Hanya dengan menambah nilai tambah pada sebuah produk, kita bisa menjualnya lagi dengan harga yang lebih tinggi, ataupun menjual dengan harga yang sama namun berani bersaing dengan produk yang sudah lama di pasaran.
Banyaknya Stasiun TV, adalah salah satu contohnya. Mereka menayangkan film yang sama, bahkan ada yang cuma diulang-ulang, atau menampilkan penyanyi yang sama, tetapi cara pengemasannya yang berbeda. Jika kita sebagai pemain baru, namun tidak bisa memberi nilai tambah pada produk kita, maka tidak heran jika hanya dalam waktu sesaat produk kita hilang dari pasaran kalah bersaing dengan produk lama.
Ditangan-tangan kreatif yang tadinya tidak berguna, bahkan dianggap sebagai sampah, bisa diubah menjadi barang bernilai tinggi. Tempurung kelapa, ditangan para seniman diubah menjadi produk-produk handicraft. yang bisa diekspor ke manca negara. Ada juga yang dibakar menjadi arang aktif. Dengan bahan baku yang murah dan melimpah, menjadikan usaha ini masih banyak memberikan peluang.
Es batu, hampir dimana-mana menjual es batu. Di rumah-rumahpun juga telah membuat es batu sendiri. Tetapi ada juga yang menawarkan es batu ke catering, rumah makan, dan akhirnya laku juga. Yang menarik lagi, walaupun sama-sama es batu, tetapi ada yang menawarkan es batu dengan cara lain, yaiut es batu kristal, terlihat lebih putih, bersih, terbungkus rapi dalam plastik, dan sudah terbelah kecil-kecil.
Tidak harus selalu membuat produk baru, asalkan kita jeli, kita bisa meniru produk lain dan menjualnya lagi kepasaran. Meniru bukan berarti pembajakan, hanya jenisnya saja yang kita tiru. Amati terus produk anda, siapa tahu diseberang sana sudah menunggu produk yang sama dengan nilai yang lebih tinggi daripada anda.
Ikut Bisnis Online dengan modal Pas-Pasan, KLIK DISINI.






Apa karena dah kehabisan ide ya….sekarang ini banyak orang memanfaatkan sampah-sampah yang biasanya kita buang….seperti plastik bungus kopi, deterjen, dll…dirubah menjadi tas, dompet, dan asesoris yang lainnya yang memiliki nilai jual lumayan….patut kita contoh usaha dari temen2 sukunan yang sudah mengelola sampah untuk peningkatan ekonomi….pemasaran produk2 mereka sudah sampai ke Jakarta lho….
Saya sendiri juga pernah baca di koran tentang warga sukunan, Pengen meniru mereka. Hanya dengan mengelola sampah dengan benar, mereka bisa membangun kampungnya. dan katanya sudah menjadi pusat percontohan. Good News banget neh
Minta info lebih lengkap mengenai bisnis es batu yang baik dan benar dong Oom…
Makasih
Yang baik dan benar itu seperti apa ya, hehe. Saya sendiri juga tidak bisa mendeskripsikannya. Tetapi mungkin yang putih dan bersih serta murah yang banyak dicari