Menggugah Gairah Bisnis
Bisnis, InspirasiYang pernah punya bisnis/usaha pasti pernah merasakan seperti apa gairah ketika akan memulai bisnis. Apalagi baru pertama kali, pasti sangat menggebu-gebu. Tetapi akan lemes ketika yang didapati berupa kerugian/ketidak berhasilan. Tetapi itu masih lebih bagus daripada trauma dalam berbisnis.
Sekedar informasi, blog ini selalu mengupas bisnis dalam skala (modal) kecil, yang kadang diremehkan, tetapi kadang membawa keuntungan yang tidak sedikit. Yang mungkin cocok untuk ibu rumah tangga, mahasiswa berkantong tipis, pegawai bergaji kecil, dan pengacara (pengangguran banyak acara).
Kembali ke topik, ketika gairah bisnis kita melemah, sebaiknya segera di cas, dengan cara banyak membaca inspirasi-inspirasi bisnis, supaya gairah itu tidak padam. Untuk memulai usaha sebenarnya tidak harus bermodal besar. Karena menurut saya bisnis itu mencari uang, jadi asal bisa menghasilkan uang berarti kita sudah mempunyai bisnis. Dan untuk mempunyai bisnis tidak harus keluar dari tempat kerja. Sambil bekerja ditempat orang lain kita masih bisa mempunyai bisnis sendiri dirumah, baik dengan cara memperkerjakan orang lain, maupun bekerja sendiri setelah pulang kerja.
Saya pribadi untuk saat ini ketika mendapat tawaran bisnis, walaupun untungnya 1000 rupiah, akan saya terima. Yang terpenting tidak mengganggu pekerjaan kita yang lain, dan kita masih mampu menjalani itu.
Contoh kecilnya adalah, ada seorang ibu rumah tangga, setiap dia keluar rumah, entah itu pengajian, arisan, dll, dia selalu membawa tas plastik. Ketika pulang dan didapati botol plastik bekas minuman atau kardus, dia ambil lalu dimasukkan dalam tas plastik. Memang seperti pemulung, tapi itu hanya sambilan. Lalu dikumpulkan dirumah, dan ketika sudah banyak, ia jual ke tempat penampungan barang bekas atau ke orang-orang yg mencari barang bekas. Memang penghasilan itu tidak seberapa, tapi daripada tidak mendapat sama sekali. Minimal ibu itu sudah menghasilkan walaupun 1000 rupiah setiap harinya, dan saya rasa itu lebih mulia daripada seorang pengangguran yang hanya menghabiskan makanan. Karena saya juga bertemu dengan seorang pengangguran, dia masih muda, laki-laki, yang setiap lihat dia pasti sedang makan. Dan lebih membosankan lagi walaupun baru bangun tidur, tanpa cuci muka dia langsung makan, pulang dari main juga makan, habis itu tidur. Betapa sia-sianya waktu mudanya.
Saya tahu mungkin diantara kita tidak memiliki modal, tapi jangan jadikan itu sebagai alasan. Sudah bosan saya mendengarnya. Masih banyak cara, masih banyak jalan. Contohnya apa?
Jika mempunyai teman yang berjualan pulsa/handphone misalnya, manfaatkan dia. Caranya bagaimana? anda bisa ikut jualan pulsa, ketika teman-teman anda mengetahui anda berjualan pulsa, pasti setiap kali mereka butuh tentu akan mencari anda. Dan anda bisa melemparnya ketemen anda yang berjualan pulsa tadi. Anda bisa mengambil untung 500 atau berapa yang anda inginkan. Kuncinya bayar tepat waktu, jaga hubungan baik dengan teman anda tersebut. Dengan cara seperti itu waktu anda tidak terbuang dengan sia-sia. Jangan remehkan hasilnya walaupun hanya 5 ribu sehari, syukuri.
Memanfaatkan waktu sebaik-bainya. Time is money jangan hanya dijadikan slogan, tapi action. Karena dengan seringnya anda memanfaatkan waktu anda untuk menghasilkan rupiah, anda akan benar-benar merasakan waktu itu sangat berharga, dan tidak akan membiarkan waktu berlalu begitu saja. Karena kita sadar kita tidak bisa kembali lagi ke masa lalu.
Mungkin itu saja dulu, dan jika tidak ada halangan, besok akan saya tulis cara saya berinvestasi.
Semoga Bermanfaat!
Tweet Follow



Belum ada komentar.