Diusianya yang tidak lagi muda, Indonesia dihadapkan pada pelbagai masalah. Diantaranya bencana alam, kemiskinan, korupsi dan lain-lain. Sebagai penerus bangsa kita tugasnya hanya mengisi kemerdekaan, bukan lagi berperang seperti para pahlawan kita zaman dulu. Kemiskinan menjadi masalah yang serius dibeberapa negara, termasuk salah satunya adalah Indonesia tercinta.

Dalam ultahnya yang ke 62 ini, apa yang sudah kita perbuat untuk negara kita? Hal yang bisa kita lakukan adalah membantu dalam mengurangi kemiskinan. Masalah lapangan pekerjaan yang semakin sedikit tentu bisa kita atasi dengan membuka usaha sendiri. Jangan beralasan modal tidak ada, karena asal ada kemauan, kita pasti bisa.

Dalam beberapa hari ini, beberapa stasiun radio, koran, dan beberapa media lain mengangkat kemerdekaan RI sebagai bahan bahasan, termasuk juga iklan-iklan. Namun ada satu bahasan yang menarik perhatian saya ketika salah satu radio swasta di jogja membicarakan kemerdekaan RI, dan bertanya “Masih cintakah kita terhadap bangsa Indonesia?” dan coba lihat, banyak anak-anak muda sekarang yang dikamarnya dipajang bendera Amerika, bukan bendera Indonesia. Mereka malah bangga memajang bendera tersebut daripada bendera sendiri. Siapa sebenarnya Amerika sebelum 1945?

Budaya Tirakatan

Setiap tahun kita selalu mengadakan tirakatan. Mendengarkan para orang tua bercerita mengenai masa lalu. Dan akan berulang-ulang sampai kapan ini? Adakah cerita tersebut belum termuat dalam buku-buku sejarah kita? kita patut menghargai perjuangan mereka, jerih payahnya, pengorbanannya, dll. Tetapi pernahkah anda datang dalam undangan tirakatan? jika datang, apakah anda mendengarkan cerita tersebut? atau anda malah bercerita sendiri?

Penghormatan terhadap para pahlawan tidak harus dengan tirakatan, atau pesta dengan dangdutan, band, atau acara lain. HUT RI identik dengan panjat pinang, dan berbagai jenis lomba lain seperti makan krupuk. Jika dulu ada pesta untuk merayakan awal kemerdekaan, sekarang yang sudah 62 tahun masih pantaskah untuk berpesta? sudah benar-benar merdekakah kita?

Diluar itu semua, saya tetap bangga sebagai bangsa indonesia. Semoga ramalan Indonesia akan menjadi macan Asia pada tahun 2020 dalam bidang ekonomi menjadi kenyataan (kalau bisa lebih cepat). Selamat Ulang tahun ke 62 Republik Indonesia Tercinta.