Para Pencari Tuhan dan Pencari Duit
Bisnis, RefleksiSaya adalah salah satu penggemar dari karya-karya Deddy Mizwar, seperti “Kiamat Sudah Dekat”, dan “Para Pencari Tuhan (PPT)”. Bukan hanya karena religiusnya, tapi sepertinya baru karya-karya beliau yang bermutu. Tidak seperti sinetron lain yang tidak mendidik dan tidak kreatif. Kalau bukan cerita rebutan laki-laki atau perempuan, pasti rebutan warisan.
Ada cerita menarik dari Para Pencari Tuhan untuk Para Pencari Duit, dimana ketika itu orang yang sukses menjadi ustadz tapi tidak sukses dalam keuangan, dan bertanya ke salah satu santrinya yang kebetulan kaya.
“Kenapa kamu bisa kaya? bagaimana caranya?”
Begitulah kurang lebih pertanyaannya. Lalu dijawabnya dengan santai oleh santrinya tersebut.
Ada banyak orang yang pintar mencari uang tetapi tidak bisa memegangnya (mengelola). Tetapi ada juga yang pintar mengelola uang tapi tidak pintar dalam mencarinya.
“Trus kamu termasuk yang mana?”
Saya tidak termasuk dari keduanya. Saya hanya termasuk dari orang-orang yang pintar memerintah. Meminjam dari kata-kata pak Ustadz yang dikutip dari hadist:
“Janganlah kamu mengerjakan sesuatu yang kamu tidak tahu ilmunya”
Orang kaya tersebut berhubung tidak bisa apa-apa, maka ia memakai tenaga dan pikiran orang lain untuk mengerjakan seperti yang ia inginkan, dengan kata lain merekrut karyawan lalu membayarnya. Alhasil, ia menjadi sukses berkat kelihaiannya dalam memimpin, bukan lihai berbisnis.
Jadi sangat jelas sekali bahwa jika ingin sukses kita harus mengetahui ilmunya. Jika kita tidak bisa ilmunya, kita bisa memakai ilmu orang lain. Dan yang lebih penting lagi adalah antara Mencari Tuhan dan Mencari uang itu sama-sama pentingnya. Jika tidak demikian, Apa Kata Dunia?
Semoga Bermanfaat!





Aneh sekali TV kita, saat bulan ramadhan acaranya kok lawak semua yah….
Ganti ID mas