Perang Harga
BisnisPerang harga dalam bisnis sudah terjadi sejak lama. Di Indonesia Perang harga yang terjadi pada penjualan tiket pesawat, dan juga pada bisnis telepon seluler sudah sering terjadi. Banyak yang menawarkan harga yang sangat murah. Perang harga juga membawa manfaat yang besar. Karena murahnya, sehingga banyak konsumen yang memanfaatkan momen ini.
Entah kebetulan atau tidak, pada tahun 2007 Telkomsel hampir mencapai target pelanggan. “Pencapain 42 juta pelanggan ini, merupakan prestasi yang cukup menggembirakan. Ini membuktikan Telkomsel sebagai operator yang dipercaya oleh konsumen,” terang Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja, dalam acara seminar Unleashed The Power Bussines Seminar and Exhebiton 2007, di Hotel Mulia, Jakarta, seperti dikutip okezone.com.
Harga yang murah dalam perang harga, tidak harus dilawan dengan harga yang murah pula, tetapi bisa dengan cara lain, Misalnya memberi layanan tambahan, Atau memberikan hadiah menarik lainnya. Intinya, kita tidak perlu banting harga dalam mengikuti perang harga, tingkatkan pelayanan, perbaiki kualitas produk, dan tetap semangat!
Tweet Follow



Persaingan bisnis memang sangat kompleks…bagaiman usaha yang dilakukan untuk bersama-sama dalam persaingan bisnis…sebagai contoh persaiangan harga…karena ini akan menentukan bagaimana konsumen untuk menentukan apa yang akan di beli….tanpa disadari sebentar lagi AFTA sudah didepan mata bagaimana kita mensikapinya…yang tentu saja ini akan berdampak pada pada usaha-usaha kecil yang ada sekarang ini…siapkah kita dengan pasar bebas????????
Siap atau tidak siap kita semua tetap akan menghadapinya, jadi yang perlu kita pikirkan sekarang adalah bagaimana kita menghadapinya. Buat yang belom punya usaha atau ingin mengembangkan usahanya, artikel berbisnis dengan hati mungkin bisa membantu.