Jika ada yang mencari di Google dengan kata kunci “ustadz lihan” maka akan disuguhi tulisan: Mungkin maksud Anda adalah: ustadz lohan. Ya Google memang pintar, tapi tidak untuk kali ini :) karena Ustadz Lihan merupakan seorang Entrepreneur (miliarder) sekaligus ustadz yang sukses. Buku tentang Ustadz Lihan yang baru saja di launching 9 Agustus lalu, dengan judul “Ustadz Pun Bisa Jadi Pengusaha B(e)rilian“.

Saya sendiri belum membaca buku tersebut, yang mana ditulis oleh Ahmad bahar. Sore tadi berencana membeli bukunya namun tidak sempat, sehingga harus mundur lagi.

Sekarang ini Ustadz Lihan memang sudah menjadi artis (bukan seperti lagi), Seperti yang beliau utarakan dalam blognya “Setelah acara Launching selesai ternyata banyak yang membeli buku saya, waktu itu mereka meminta tanda tangan. Saya merasa bak seorang artis yang baru beken he he.”

Ya, karena memang saat ini banyak yang membicarakannya. Bahkan Wapres Jusuf Kalla sampai penasaran ingin tahu siapa dia sebenarnya, Ini karena Ustadz Lihan menyetor dana 28 M ke Merpati Airline yang ingin menutup jalur menuju Kalimantan, Ia hanya ingin menyelamatkan ribuan karyawan yang akan di-PHK, seperti yang ditulis oleh Mas Badroni Yuzirman. Yang nantinya di badan pesawat akan bertuliskan Lihan Air. Dalam lanjutannya, yang membedakan Ustadz Lihan dengan pebisnis lain adalah Ustadz Lihan berbisnis tidak menempatkan keuntungan sebagai prioritas utama, tetapi Ustadz Lihan berbisnis karena ingin menolong orang dengan membuka lapangan pekerjaan sebanyak mungkin.

Tetapi Bagaimana Ustadz Lihan bisa menjadi miliarder dalam waktu hanya 8 tahun?

Profil Ustadz Lihan

Lahir : Liang Anggang 9 Juli 1974

Jabatan:

  1. Komisaris Utama PT Tri Abadi Mandiri
  2. Komisaris Utama CV Ira Visual Multimedia
  3. Komisaris Utama PT Lima Maha Karya
  4. Komisaris PT Alhamdulillah
  5. Komisaris Utama PT Smart Karya Utama

Kantor:

  1. China
  2. Banjarmasin
  3. Balikpapan
  4. Tarakan
  5. Berau
  6. Sumbawa
  7. Mataram
  8. Madiun
  9. Gresik
  10. Pekalongan
  11. Jember
  12. Magetan
  13. Samarinda
  14. Surabaya
  15. Malang
  16. Solo
  17. Jogjakarta
  18. Semarang
  19. Bogor
  20. Bandung
  21. Lampung

Rencana kedepan:

Mendirikan Stasiun TV Islami, Pembuatan Film bersama Hanung Bramantyo, Pertambangan Intan dan Mendirian Maskapai Penerbangan.

Buku Ustadz Pun Bisa Jadi Pengusaha B(e)rilian Ustadz Lihan